Kamis, 04 Maret 2010
Aplikasi Limbah Penyulingan Nilam Dan Pemupukan Urea Terhadap Pertumbuhan Awal Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth).
Penelitian dengan judul aplikasi limbah penyulingan nilam dan pemupukan Urea terhadap pertumbuhan awal tanaman nilam bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil limbah nilam yang berupa kompos dan mulsa serta pupuk Urea yang digunakan sebagai campuran media tanam, yang dilaksanakan pada bulan Juli – November 2005 di lahan Politeknik Negeri Jember. Penelitian ini di lakukan menggunakan metode Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor 3 kali ulangan. Limbah hasil suling nilam yang berupa mulsa diaplikasikan dengan cara di tumpuk secara merata diatas permukaan tanah dengan ketebalan ¬ + 15 cm. Sedangkan Limbah hasil suling nilam yang berupa kompos diaplikasikan dengan cara di benamkan kedalam tanah pada tanaman nilam dengan dosis 1 kg/tanaman. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: Tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang. Hasil yang didapat dari penelitian ini, bahwasanya pada parameter tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah cabang perlakuan yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan awal tanaman nilam adalah pupuk Urea. Sedangkan untuk Limbah hasil suling nilam tidak berpengaruh. Hal ini dapat di lihat pada perlakuan N2L2 yang paling baik dari semua pengamatan, karena pupuk Urea (N2) dengan dosis 150 kg/ha sudah standart dan sangat baik untuk digunakan. Sedangkan untuk limbah hasil suling nilam yang berupa mulsa bukan penyedia unsur hara yang banyak, akan tetapi hanya sebagai penutup tanah untuk menjaga kelembapan dan mengurangi intensitas sinar matahari yang langsung jatuh mengenai tanaman.
Langganan:
Postingan (Atom)